DDC 23 Terbaru Sudah Terbit, Lantas Apa Perbedaannya?

Sudah lama semenjak pertama kali membuat blog ini membaca artikel slentingan tentang DDC edisi 23 yang akan dikeluarkan beberapa saat lagi. Rupanya karena sudah lama nggak buka-buka DDC (gara-gara sibuk ngubek-ngubek UDC). Tiba-tiba dari laman facebook muncul penampakan seorang teman yang berfoto narsis ria dengan DDC edisi 23 hardcover. Eits, kita bukan membahas photo tersebut asli atau bukan karena saya bukan pakar telematika seperti Roy Suryo. Hihihi… :D

 The new print edition of the Dewey Decimal Classification, DDC 23, is now available in the Americas. The DDC print edition is scheduled for delivery to locations outside the Americas in July 2011. Highlights of the new edition include several major changes held for simultaneous publication in the print and Web versions of the DDC plus many interim updates already distributed to users in WebDewey 2.0. (infodocknet)

Woalah, ternyata DDC 23 ini sudah terbit dari July 2011 dia America dan saya ketinggalan berita ini. Huahaha…. (Toh kalau tau udah terbit, gua juga nggak punya duit buat beli :D). Sebagai mahasiswa ilmu perpustakaan pasti penasaran kan apa sih yang dilakukan OCLC sehingga mereka membuat DDC edisi terbaru, dan ingin segera mengobrak-abrik isi DDC edisi 23 ini (ada juga yang narsis sih).

Yang pertama bisa kita lihat pada brosur yang dapat kita unduh di website OCLC.

Seperti edisi kemarin, DDC 23 ini masih berbentuk sebuah buku-buku tebal sebanyak 4 jilid yang susunan volume-nya sama dengan DDC 22. Namun didalamnya terdapat topik-topik baru, perkembangan signifikan terhadap subjek-subjek pilihan, nomor-nomor baru yang dihimpun dari komunitas DDC yang tersebar di seluruh dunia, perbaikan terhadap beberapa standar subdivisi dan peningkatan lainnya. Yang pasti perubahan-perubahan tersebut ditujukan untuk klasifikasi yang lebih baik dalam proses temu kembali informasi

Pada subjek-subjek ini, DDC memberikan perhatian khusus pada perkembangannya:

  • Penmabahan kelas untuk Gereja ortodox, Islam dan 200 agama lainnya
  • Nomor-nomor kelas dalam 004-006 Ilmu komputer dan tempat lain untuk mencerminkan perubahan dalam teknologi
  • Perubahan signifika pada nomor kelas 370 Pendidikan. Dikembangkan mulai dari jenjang pendidikan, jenis sekolah, masalah kebijakan dan mata pelajaran tertentu dalam pendidikan dasar.
  • Nomor baru yang digunakan untuk pengembangan sinematografi dan videografi di nomor kelas 777
  • Perkembangan untuk hukum perdata di kelas 340
  • Periode sejarah pada Tabel 2 di 930-990, meliputi ancient world,Italia, Swiss, Swedia, Finlandia, Turki, Indonesia, Vietnam dan Kanada
  • Perkembangan pada nomor kelas makanan dan pakaian.
  • Dekorasi dan seni
  • Olahrga dan atletik
  • dll.
Dengan perubahan yang cukup banyak, sepertinya tidak begitu berpengaruh pada ketebalan buku. Menurut gambar yang diunduh oleh blogger asal Australia, DDC ini ukurannya beti (beda tipis) dibandingkan dengan edisi 22. Mungkin ini terjadi karena terdapat penghapusan beberapa kode ganda dan yang tidak seimbang di dalam DDC 22.
Ketebalan DDC 23
DDC veris 23 ini dibuat untuk menggantikan DDC edisi 22. Buku berkelir orannye  4 jilid itu dapat kita boyong ke rumah dengan bermodal 398,5 US$ belum termasuk shipping ke Indonesia. Mungkin jika dipaket dengan shipping cost hampir sama dengan harga bayaran kuliah satu semeseter yang selalu membuat mahasiswa menjadi gila di akhir semester karena ancaman denda 50% jika telat membayar. Dengan begitu, maka DDC edisi 22 sudah tidak diproduksi kembali dan di stop penjualannya di toko-toko buku. Namun untuk buku barang bekas, kita juga bisa menebusnya dengan mengocek setengah harga dari harga DDC 23 yaitu 179.19 US$.

ddc 23 price

At least, walaupun ingin berpanjang lebar lebih banyak lagi mengenai DDC 23 ini, namun apa daya saya belum punya cukup banyak bahan untuk mereview dan menginformasikan mengapa kita harus mengganti DDC edisi 22 dan menggantinya dengan edisi 23. Boleh saja kita beralih ke DDC 23 karena lebih baik dari edisi sebelumnya. Namun bagi yang sudah terbiasa dengan DDC 22 sepertinya harus sedikit mempelajari dan merubah nomor kelas yang berubah pada DDC 23. Terutama bagi perpustakaan yang sudah tersusun dengan DDC 22 sebelumnya, akan cukup kewalahan jika harus berganti ke DDC edisi 23. Apalagi jika perpustakaan tersebut memiliki banyak koleksi yang nomor kelasnya dikembangkan seperti yang telah disebutkan. Namun DDC 23 ini menurut saya cocok untuk perpustakaan baru, apalagi dengan koleksi-koleksi mengenai teknologi dan hukum yang cepat sekali berkembang

Untuk pembelajaran di Universitas terlalu cepat menyimpulkan jika saya berkata kita perlu mengganti DDC dengan edisi terbaru tanpa melihat ke dalam lebih jauh secara konten. Secara umum jika terdapat perbedaan kelas saja seharusnya tanpa belajar kembali, pustakawan yang faham dengan DDC 22 hanya tinggal merubah nomor koleksi yang sudah terbiasa tanpa mempelajari skema klasifikasinya kembali dari awal. Yang masalah, jika skema penomoran klasifikasinya terutama singkronisasi antara tabel mengalami perbedaan sepertinya perlu pelatihan lagi kembali. Makanya kalau ada yang bersedia nyumbang ke ilmuperpus.wordpress.com. saya akan sangat-sangat berterima kasih nih, minimal bagi username dan password di webdewey 2.0 deh… hehehe….

8 thoughts on “DDC 23 Terbaru Sudah Terbit, Lantas Apa Perbedaannya?

  1. meiriza.wordpress.com

    Makasih infonya….
    Sebenarnya DDC koleksi wajib pustakawan. Namun, buat pustakawan sekolah, sepertinya belum terlalu wajib. Apalagi pustakawan sekolah dasar dan taman kanak-kanak.
    Ntar kalau sudah ada info DDC terjemahan bahasa indonesia, tolong di-share ya,,,,

    Reply
    1. Hanif Ridwan Post author

      untuk koleksi kecil kan bisa pake nomor2 besar saja, tidak perlu harus spesifik, sekarang bisa pake dddc online kok untuk nomor2 besar seperti itu

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s