Foto ketika menjadi MC Soft Skill Training bersama Khosyi Maulana

Tips Menjadi moderator yang baik

Ketika diberikan amanah, tentunya harus dikerjakan sebaik-baiknya walaupun amanah tersebut rasanya sulit untuk dipenuhi. Itu yang terlintas dikepala gua saat ditawari menjadi moderator talkshow dengan dosen-dosen ilmu perpustakaan FIB UI di acara Pelepasan Wisudawan.

Sebelumnya jujur aja gua nggak pernah jadi moderator. Kalau jadi MC pernah, itupun berdua sama Khosyi Maulana teman satu jurusan di JIP di acara Soft Skill Training FIB UI. Berhubung sebelum pentas nanti gua harus mencari-cari ilmu dulu bagaimana menjadi moderator yang baik. Alhamdulillah sekarang ada teknologi canggih yang bernama Internet dan Google. Langsung aja deh di search keyword “Menjadi moderator yang baik”. Setelah membacanya nggak salah kan kalau di posting disini juga tips-tipsnya?

Berikut adalah tips-tips yang sudah saya rangkum untuk menjadi moderator yang baik :

1.Percaya Diri
Setiap orang yang bisa berbicara di depan orang banyak pasti memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Bahkan ada bagusnya kalau seorang moderator over PD agar terlihat santai dan tidak canggung. Kalau soal Percaya Diri tidak mungkin orang bisa berubah menjadi mendadak PD. Kepercayaan diri itu harus dilatih terus menerus dan dimotivasi. Jadi buat yang masih kurang percaya diri harus rajin berlatih untuk tampil dimuka umum. (Padahal gua masih malu-malu kucing gini :D)

2. Pelajari Materi
Supaya kita nggak bingung mau ngomong apa di depan panggung nanti. Siapkan handout dari pembicara atau bikin handout sendiri yang berisi daftar pertanyaan dan skema pembicaraan. Terkadang juga ada baiknya kita mengobrol dulu di belakang panggung dengan pembicara supaya apa yang kita bawakan nanti akan klop dengan materi si pembicara dan jangan lupa membuat preview kata-kata pembuka yang berbobot dan sopan.

3. Perhatikan Cara Bicara Anda
Kalau bisa ucapkan kata-kata dengan lantang, tegas namun bersahabat. Jaga kata-kata anda dan perhatikan umur, jenis pekerjaan peserta pada saat anda menjadi moderator. Jangan pernah menyamakan berbicara dengan anak SD, SMA dan professional. Saran saya ketika berbicara dengan anak SD usahakan gunakan kata-kata yang ramah, bersahabat dan mudah dimengerti, Untuk pelajar SMA dan Mahasiswa gunakan bahasa yang sedikit santai namun tetap bersemangat, lalu untuk professional coba gunakan istilah-istilah asing agar terlihat lebih matang. Juga saat berbicara coba perhatikan lawan bicara anda dan peserta talkshow.
-Ketika kita bicara kepada peserta perhatikan wajah-wajah peserta secara acak (jangan ke cewek cakep doang)
-Ketika berbicara kepada narasumber perhatikan wajah narasumber dengan wajah santai
-Sebaliknya ketika narasumber berbicara kepada peserta usahakan untuk tetap melihat wajah narasumber (Juga diperingatkan kepada narasumber untuk tidak ke GR-an)
-ketika sesi tanya jawab, perhatikan wajah orang yang bertanya dan ingat namanya, kalau orang tersebut diberi kesempatan bertanya namun tidak menyebutkan namanya kita boleh memotong secara halus untuk memintanya menyebutkan nama dan asal (kalau cakep juga nggak dosa kalau kita minta menyebutkan nomor hp nya :D)
-Setelah peserta yang bertanya selesai mengungkapkan pertanyaannya usahakan puji pertanyaannya seperti “Pertanyaan yang luar biasa sekali”, “Super sekali pertanyaan mas xxxx” meskipun hal yang ditanyakan tidak penting dan nyeleneh seperti “Mana yang duluan, Telur atau Ayam?”, yang penting perntanyaannya tidak SARA dan protes tentang acara, pengalaman di sebuah seminar ada peserta yang diberi kesempatan bertanya tapi malah protes sama panitia (untung gue cuma peserta, bukan panitianya saat itu).
-Kenali peserta anda, usahakan gunakan jargon-jargon mereka seperti jika di kalangan kaskuser “Pertamax Gan!” di kalangan ESQ 165 “PAGI!” dan di PSA MABIM FIB UI “Apa kabar FIB?” agar kita lebih mudah membaur dengan peserta.

4. Persiapkan Catatan
Dulu ketika saya menjadi MC di Soft Skill Training saya membawa sebuah handphone berkeypad QWERTY untuk mencatat rundown, CV pembicara, pembukaan yang telah saya rancang dan mencatat pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh peserta untuk pembicara. Saran saya jangan gunakan Handphone karena lebih sulit dari yang saya duga. kalau bisa gunakan kertas kecil yang dihias baliknya seperti di MC professional di TV dan siapkan pulpen untuk mencatat hal-hal penting.

5. Persiapkan Penampilan Anda
Usahakan ketika tampil sebagai moderator selalu menggunakan pakaian yang rapi untuk menghormati peserta dan pembicara. Untuk perempuan usahakan menggunakan pakaian tidak ketat atau terlampau sexy karena dikhawatirkan akan mengganggu fokus pembicara dan peserta. Hehehe…  :D

6. Perhatikan Waktu
Waktu sangat penting untuk diperhatikan dalam suatu acara. Maka itu usahakan untuk menggunakan jam tangan saat tampil dan ketika ingin melihat waktu usahakan untuk tidak terlihat seperti sedang melihat jam tangan. Nah kalau masih ragu juga kita bisa minta tolong kepada orang di depan panggung untuk memperingatkan sisa waktu dengan kertas A3 yang ditulis berapa sisa waktunya. Contoh :

Contoh Papan pengingat

Berhubung waktu saya tinggal dua menit lagi (sesuai papan di atas) maka saya sudahi dulu saja tulisan sotoy ini. Doa’kan saja tanggal 4 nanti saya sukses menjadi moderator yang baik di acara Pelepasan Wisudawan JIP UI. Jujur saja ya sampai saat ini saya masih sedikit deg-degan untuk acara tersebut (Secara pembicaranya dosen gitu loh!).

About these ads

46 thoughts on “Tips Menjadi moderator yang baik

  1. farhan fauzy

    makasih infonya ya …soalnya saya juga binggung , saya baru kelas 3 smp belum mempunyai banyak pengalaman , sudah ditunjuk untuk menjadi moderator di acara sekolah saya

    Reply
  2. Yulia.meilani

    mkasih bgdtz ya tips ny,
    dengn tips ini saya bisa percaya diri untuk mnjdi modrator di acra rapat dengn Guru..

    Reply
  3. Huriyah

    asik juga ne masukannya, ga terlalu kaku… :)
    memang amat sangat deg2 an, karena ini pertama kali@ jadi moderator di acara open access journal di pustaka, klo mc uda sering, tp tetep aja deg2an… terimakasih untuk infonya… :) amat sangat berguna… :)

    Reply
  4. Indah W

    Wahh.. trimakasihh bnyak ya mas..artikel ini sungguh sangat membantu. Kebetulan saya juga diminta untuk menjadi moderator di sebuah acra di UI bulan Oktober nanti.. smg bisa lancar.:)

    Reply
  5. opi

    haha.. ternyata banyak yang nyasar ke blog ini gegara deg-deg an… hehehe.. opi juga nih.. rabu depan bakal jadi moderator di antara anak2 S1 UI, dan pembicaranya para dosen, pembimbing juga nih yang jadi pembicara.. jeng jeeeeng.. apakah yang terjadi rabu depan??? Mohon doanya, acaranya sukses yaaaa… hoho…

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s